Moto GP - 1 Agustus 2018 00:23 - oleh Cerellia Triyanto

Sirkuit Bergelombang, Marquez Khawatir Mentas di MotoGP Inggris 2018

Sirkuit Bergelombang, Marquez Khawatir Mentas di MotoGP Inggris 2018

AALST – Sirkuit Silverstone yang terletak di Inggris kini tengah mendapat sorotan lebih dari para pembalap MotoGP. Rider Tim Repsol Honda, Marc Marquez, juga turut mengomentari kondisi sirkuit tersebut yang dinilai tak layak untuk menghelat perlombaan di ajang MotoGP.

Marquez sendiri mengaku khawatir untuk mentas di Sirkuit Silverstone setelah trek di sana dikeluhkan oleh para pembalap Formula One (F1). Menurutnya, kondisi trek tak tertata rapi dapat menimbulkan bahaya tersendiri kepada para pembalap.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(“div-gpt-ad-1510661249458-0”); });

Asapi Marc Marquez, Jorge Lorenzo Pemenang MotoGP Catalunya 2018

Meski belum mencicipi secara khusus trek tersebut, Marquez tetap merasa cemas untuk melakoni balapan di sana. Ia kini hanya bisa berharap penampilan terbaik dapat tetap ditunjukkannya meski kondisi trek yang kurang menguntungkan karena bergelombang dan banyak memiliki benjolan.

BACA JUGA: Marquez Takkan Beri Celah Pembalap Lain Geser Posisinya di Puncak Klasemen

“Dari luar, aspal (Sirkuit Silverstone) terlihat sangat bergelombang. Kami harus menunggu untuk mengemudi di sana dan menceritakan bagaimana kondisi sebenarnya,” ujar Marquez, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Selasa (31/7/2018).

Marc Marquez Tercepat pada Race MotoGP Prancis 2018 di Sirkuit Le Mans

Keluhan terkait kondisi Sirkuit Silverstone yang kurang nyaman ini tak hanya dikeluhkan oleh Marquez. Sebelumnya, sederet pembalap top MotoGP, seperti Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo juga mengomentari situasi trek di sirkuit yang terletak di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Komentar tak hanya datang dari pembalap MotoGP. Driver Formula One (F1), Carlos Sainz Jr, juga angkat suara. Ia mengaku kasihan dengan para pembalap MotoGP jika mentas di Sirkuit Silverstone pada pertengahan Agustus 2018. Menurutnya, sirkuit tersebut tidak layak untuk balap MotoGP karena terlalu banyak memiliki benjolan. Hal ini diutarakan Sainz setelah menyelesaikan perlombaan F1 di sirkuit tersebut.

(dji)

Cerellia Triyanto

Cerellia Triyanto
Bergabung: 2 September 2015

Selain menulis dan membaca, saya juga memiliki hobby travelling ke berbagai daerah di Indonesia. Lebih lagi dengan aquascape untuk mengisi waktu kosong di malam hari. Selamat menikmati tulisan saya.

Baca semua tulisan Cerellia Triyanto di sini

Komentar Pengunjung

Form Komentar

Masukkan nama dan alamat email kamu.
Masukkan isi komentar yang ingin kamu sampaikan terkait artikel ini.