Kuliner - 9 Agustus 2018 22:53 - oleh Cerellia Triyanto

Rujak Pakai Kecombrang, Bagaimana Rasanya?

Rujak Pakai Kecombrang, Bagaimana Rasanya?

JAKARTA, KOMPAS.com – Rujak kerap dikenal sebagai ‘salad buah’-nya orang Indonesia. Namun, tak hanya Indonesia yang memiliki beragam rujak.

Singapura juga punya rujak. Berbagai makanan khas Singapura bisa Anda cicipi langsung di Jakarta, tepatnya di restoran Satoo Shangri-La Hotel.

Di restoran ini tengah digelar Singapore Culinary Week yang menyajikan berbagai hidangan otentik Singapura.

Kuliner Singapura sendiri terkenal dengan pengaruh akulturasi seperti China, China Peranakan, Melayu, dan India. Sebagai negara serumpun, kuliner Singapura tidak jauh berbeda dengan Indonesia.

Koki terkenal asal Singapura, Mazlan Boyamin hadir untuk menghadirkan langsung berbagai makanan asal Negeri Singa tersebut. Salah satunya adalah rujak, yang di Singapura disebut rojak.

KompasTravel sempat merasakan segarnya rojak Singapura. Berbeda dengan Indonesia, bumbu kacang rojak Singapura merupakan campuran petis, gula malaka, saus asam, jeruk, dan jeruk calamanse. Bumbu kacangnya juga lebih cair.

Keunikannya, Rujak Singapura diberi tambahan Kecombrang.KOMPAS.COM/gaby bunga saputra Keunikannya, Rujak Singapura diberi tambahan Kecombrang.

Uniknya, Rojak Singapura menggunakan tambahan kecombrang. Adanya kecombrang atau yang biasa disebut bunga honja di Singapura memberikan cita rasa segar yang unik.

Rojak Singapura menggunakan bahan buah dan sayuran, seperti nanas, timun, bengkoang, ditambah tauge dan cakwe yang digoreng kering. Kemudian disiram bumbu kacang cair, kacang yang telah ditumbuk kasar, dan taburan kecombrang yang telah di iris-iris kecil.

Berbagai hidangan otentik Singapura hadir di Singapore Culinary Week, di Restoran Satoo, Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (6/8/2018).KOMPAS.COM/gaby bunga saputra Berbagai hidangan otentik Singapura hadir di Singapore Culinary Week, di Restoran Satoo, Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (6/8/2018).

Berbagai makanan favorit lainnya di Singapura juga hadir di Singapore Culinary Week. Seperti Laksa, Kueh Pie Tee, Singapore Popiah, Mee Goreng Mamak, Nasi Lemak, Singapore Chilli Crab, Ayam Masak Merah, Roti Long John, dan masih banyak lainnya.

“Makanan yang hadir saat ini di Singapore Culinary Week di Restoran Satoo, Shangri-La kali ini lebih variatif dibandingkan sebelumnya,” ujar Communications Executive Shangri-La Jakarta, Mayarosa N. A. di Restoran Satoo, Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (6/8/2018).

Singapore Culinary Week akan berlangsung selama dari tanggal 6-12 Agustus 2018. Event ini juga hadir untuk merayakan hari nasional Singapura yang jatuh pada tanggal 9 Agustus mendatang.

Anda bisa menikmati restoran yang menyajikan makanan prasmanan Internasional ini dengan harga Rp 358.000++ per orang. Bukan hanya hidangan Singapura tapi juga makanan Indonesia, barat, dan Jepang. Tersedia untuk santap siang dan malam.

Cerellia Triyanto

Cerellia Triyanto
Bergabung: 2 September 2015

Selain menulis dan membaca, saya juga memiliki hobby travelling ke berbagai daerah di Indonesia. Lebih lagi dengan aquascape untuk mengisi waktu kosong di malam hari. Selamat menikmati tulisan saya.

Baca semua tulisan Cerellia Triyanto di sini

Komentar Pengunjung

Form Komentar

Masukkan nama dan alamat email kamu.
Masukkan isi komentar yang ingin kamu sampaikan terkait artikel ini.