Kuliner - 7 November 2018 18:53 - oleh Cerellia Triyanto

Fakta Seputar Ehomaki, Makanan Pembawa Keberuntungan di Jepang

Fakta Seputar Ehomaki, Makanan Pembawa Keberuntungan di Jepang

JAKARTA, KOMPAS.com – Menu Ehomaki merupakan makanan yang menjadi salah satu tradisi di Jepang.

Makanan ini dipercaya oleh orang Jepang akan mendatangkan keberuntungan bagi orang-orang yang memakannya.

Cara memakannya pun tidak sembarangan. Ehomaki harus dimakan dalam bentuk sushi panjang yang utuh dan tidak boleh dipotong.

“Kalau makan Ehomaki harus dimakan dalam bentuk utuh, tidak boleh dipotong. Ini menurut kepercayaan orang Jepang, tapi kalau di Indonesia mungkin tidak begitu yah,” kata Michael Halim, Supervisor Genku Sushi Indonesia ketika ditemu di Lippo Mall Kemang, Kamis (01/11/2018).

Ketika melahap seporsi Ehomaki, Anda harus memakannya dalam posisi mata tertutup sambil melihat arah mata angin keberuntungan.

“Setiap bulannya itu ada arah mata angin keberuntungan yang dipercaya di Jepang. Jadi kalau makan Ehomaki ini, dibungkusnya ada tulisan arah mata angin di paling bawah depan kemasan. Misalnya ini arahnya ke Selatan, makannya sambil tutup mata ke arah selatan,” jelasnya.

Selain itu, Ehomaki juga dimakan sambil menggunakan topeng Setsubun. Topeng ini dipercaya oleh orang-orang di Jepang dapat menolak bala dan ketidak beruntungan.

“Jadi kalau makan ini pakai topeng, kita nolak bala dan mendatangkan keberuntungan,” kata Michael.

Kuliner Ehomaki ini bisa Anda temukan di Genki Sushi Jepang maupun yang ada di Indonesia setiap bulan Februari dan November. Menu ini tersedia di Genki Sushi hanya sampai 6 November 2018.

Cukup dengan merogoh kocek Rp 40.000, Anda bisa menikmati Marukaburi Ehomaki dan Shrimp Fritter Ehomaki seharga Rp 65.000.

Cerellia Triyanto

Cerellia Triyanto
Bergabung: 2 September 2015

Selain menulis dan membaca, saya juga memiliki hobby travelling ke berbagai daerah di Indonesia. Lebih lagi dengan aquascape untuk mengisi waktu kosong di malam hari. Selamat menikmati tulisan saya.

Baca semua tulisan Cerellia Triyanto di sini

Komentar Pengunjung

Form Komentar

Masukkan nama dan alamat email kamu.
Masukkan isi komentar yang ingin kamu sampaikan terkait artikel ini.